Temui Wamen Haji dan Umrah Arab Saudi, KUH dan Tim Perumahan Bahas Pajak Hotel

umroh semarang,biro umroh semarang, umroh murah semarang,umroh sesuai sunnah,  biro umroh semarang,biro umroh najah semarang,travel umroh terbaik di semarang,travel umroh terbaik di jakarta,travel umroh terbaik di indonesia,travel umroh terbaik,rekomendasi travel umroh,daftar nama travel umroh resmi,daftar travel umrah bermasalah,travel umroh terpercaya,travel umroh resmi,travel umroh dan haji,agen umroh terbaik,agen umroh,agen umroh terpercaya,umroh 2019,umroh mabrur,umroh yang mabrur,umroh berapa hari,umroh plus turki, umroh plus mesir,umroh plus, paket umroh,umroh plus aqso,umroh plus aqsa,biaya umroh,paket umroh murah,umroh jakarta,umroh backpacker

Madinah (PHU)--Untuk meningkatkan pelayanan akomodasi ditanah suci, Tim Perumahan saat ini langsung bergerak untuk mengadakan "perburuan" hotel di Arab Saudi. Sebagai langkah awal Kantor Urusan Haji (KUH) Arab Saudi serta Tim Perumahan langsung berkoordinasi dengan pihak Pemerintah setempat yang Salah satunya adalah bertemu dengan Wakil Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Ahmad Bijawi.


Pertemuan yang dihadiri oleh 5 orang perwakilan dari Pemerintah Indonesia tersebut dilakukan di ruang Kerja Bijawi di Madinah Arab Saudi. Selasa (27/2).

Menurut Staf Teknis 1 Kantor Urusan Haji (KUH) Ahmad Dumyathi Bashori pertemuan dengan Wamen Haji dan Umrah Arab Saudi ini adalah untuk membahas adanya Pajak PPn dan Pajak Baladiah yang diberlakukan Pemerintah Arab Saudi tahun ini.

"Pertemuan dengan Wakil Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Ahmad Bijawi untuk konfirmasi terkait Pajak PPn dan Pajak Baladiah (Pemerintah Daerah) yang akan di diberlakukan tahun ini," kata Dumyathi.

Dumyathi juga meminta agar Pemerintah Arab Saudi untuk memberikan teknis dan kepastian pemberlakuan Pajak tersebut kepada Pemerintah Indonesia.

Tahun ini, kata dia, segala persiapan sudah mulai dilakukan, diantaranya adalah penyediaan akomodasi sudah mulai dilakukan lebih cepat. Ini dikarenakan misi haji Indonesia berkomitmen untuk meningkatkan layanan kepada Jemaah hajinya pada tahun ini.

"Misi haji Indonesia berkomitmen untuk meningkatkan layanan kepada jemaah untuk tahun ini, karena itu segala persiapan sudah dilakukan, di antaranya penyediaan akomodasi sudah mulai dilakukan lebih cepat sekarang," terangnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Ahmad Bijawi mengatakan kebijakan pemerintah Arab Saudi tahun ini adalah dengan diterapkannya pajak Ppn 5%, serta pajak baladiah (pemerintah daerah) 2,5-5%. PPn itu berlaku untuk produk makanan, pakaian, barang elektronik dan bensin, serta tagihan telepon, air dan listrik, dan pemesanan hotel.

Saat ini, kata dia, selain diterapkannya pajak, pihaknya juga sangat memberikan perhatian dalam melayani jemaah haji yang datang dari seluruh penjuru dunia, karena itu Pemerintah Arab Saudi Akan memaksimalkan seluruh pelayanannya kepada jemaah haji.

"Kami sangat concern dalam melayani tamu-tamu Allah dengan memaksimalkan seluruh pelayanan kepada jemaah haji," kata Bijawi

Dirinya juga meminta kepada seluruh misi haji untuk mempersiapkan seluruh pelayanan hajinya serta mempersiapkan kontrak layanannnya karena harus sudah selesai sampai akhir bulan Sya'ban.

"Seluruh kontrak layanan harus sudah beres sampai akhir Sya' ban," pungkasnya.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Staf Teknis Haji 1 Ahmad Dumyathi Bashori , Staf Teknis Haji 2 Amin Handoyo, Ihsan Faisal, Abduh Dhiyaurrahman, Khairunnaim dari Tim Akomodasi.(ha/ha)



Ditulis oleh anggoro husni
Sumber : https://haji.kemenag.go.id



Hubungi Kami


Ingin Umroh Aman dan Nyaman??? 

Pastikan Anda Tahu dan Paham tentang 5 PASTI UMROH
Ingin tahu tentang 5 PASTI UMROH??? Ya di Hasanah Tour saja 


INFORMASI & PENDAFTARAN :

Bapak AGIL
HP.089686131212



Pencarian Populer :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar