Penyuluh: Napi Nusakambangan Juga Rindu Baitullah

umroh semarang,biro umroh semarang, umroh murah semarang,umroh sesuai sunnah,  biro umroh semarang,biro umroh najah semarang,travel umroh terbaik di semarang,travel umroh terbaik di jakarta,travel umroh terbaik di indonesia,travel umroh terbaik,rekomendasi travel umroh,daftar nama travel umroh resmi,daftar travel umrah bermasalah,travel umroh terpercaya,travel umroh resmi,travel umroh dan haji,agen umroh terbaik,agen umroh,agen umroh terpercaya,umroh 2019,umroh mabrur,umroh yang mabrur,umroh berapa hari,umroh plus turki, umroh plus mesir,umroh plus, paket umroh,umroh plus aqso,umroh plus aqsa,biaya umroh,paket umroh murah,umroh jakarta,umroh backpacker

Cilacap (PHU)---Jika orang datang berkunjung ke Cilacap maka akan langsung teringat dengan Nusa Kambangan (NK). Sebuah pulau kecil di sebelah selatan Cilacap yang hanya butuh waktu sekitar 10 menit dengan kapal penyeberangan. Meskipun secara geografis masuk wilayah Cilacap, NK bukan bagian administratif Kabupaten Cilacap karena wilayah Kementerian Hukum dan HAM yang difungsikan sebagai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).

Di NK terdapat beberapa Lapas dengan tingkat keamaan sangat tinggi. Hal ini disebabkan penghuni Lapas NK merupakan terpidana kasus-kasus serius. Dari pelaku kriminal tingkat berat, narkoba, bahkan terpidana terorisme. Hingga NK disebut sebagai salah satu pulau paling angker di Indonesia karena banyak terpidana mati yang dieksekusi dan dikubur di sana.

Namun siapa sangka bahwa Kementerian Agama juga menugaskan pegawainya menjadi penyuluh agama di Lapas NK. Paling tidak satu kali dalam satu minggu petugas penyuluh agama Islam didatangkan untuk memberikan bekal dan tambahan ilmu agama bagi para terpidana. Aid Mustaqim, salah satu petugas yang menjadi andalan Kemenag Cilacap di Lapas NK.

Pria asli Cilacap yang lama menjadi dosen Universitas Sains Al Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo ini faham betul bagaimana berinteraksi dan memberikan penyuluhan agama bagi para terpidana Lapas NK. Tidak jarang dia memberikan materi haji dan umrah dalam penyuluhannya kepada warga binaan Lapas NK.

"Ada banyak pelajaran yang dapat diambil dari perjalanan haji dan umrah yang bisa diambil oleh warga binaan Lapas," kata Aid saat ditemui di Kemenag Cilacap, Selasa (30/01/2018).

Menurut Aid para warga binaan Lapas NK banyak yang termotivasi untuk berhaji atau umrah saat mereka bebas nantinya. Bahkan dari 1.543 terpidana yang menghuni 7 Lapas di NK bisa jadi ada yang sudah mendaftar haji atau mungkin ada pula yang pernah menunaikan ibadah umrah.

"Data khusus tentang riwayat haji/umrah mereka kami tidak memiliki, tapi semua orang Islam merindukan baitullah tak terkecuali narapidana," ucap Aid Mustaqim.

"Lempar jumrah juga bisa dimaknai melempar nafsu syaitan dari dalam diri kita. Waktu kita melempar jumrah aqobah, identik dengn melempar/membuang/mengusir syetan besar. Kemudian diteruskan mengusir syetan kecil, berikutnya syetan sedang. Dan ditegaskan kembali dengan mengusir syetan besar," papar Aid yang pernah menjadi petugas haji sebagai Ketua Kloter pada tahun 2017.

"Insya Allah kita akan mendapatkan hikmah. Itulah nilai dari jamarat yang dapat diambil hikmahnya walaupun menjadi penghuni penjara," pungkasnya. (ab/ab).



Ditulis oleh Abdul Basir
Sumber : https://haji.kemenag.go.id



Hubungi Kami



Ingin Umroh Aman dan Nyaman??? 

Pastikan Anda Tahu dan Paham tentang 5 PASTI UMROH
Ingin tahu tentang 5 PASTI UMROH??? Ya di Hasanah Tour saja 



INFORMASI & PENDAFTARAN :

Bapak AGIL
HP.089686131212



Pencarian Populer :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar