Jemaah Haji Akan Terima 75 Kali Makan Selama di Arab Saudi


Jakarta (PHU)---Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Nizar, mengungkapkan jemaah haji Indonesia selama berada di Arab Saudi akan menerima makan sebanyak 75 kali. Hal itu disampaikan pada kegiatan Rapat Koordinasi Penyempurnaan Menu Konsumsi Jemaah Haji Indonesia di Arab Saudi Tahun 1439H/2018M.


Koordinasi yang dilaksanakan di hotel Merlyn Park Jakarta dihadiri oleh peserta dari Indonesia Chief Association (ICA), ACS Jakarta, Unit Gizi RSPAD Gatot Subroto, Pusat Kesehatan Haji Kemenkes, KKP Sukarno Hatta, serta Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Bandung.

“Jemaah Haji Indonesia diberikan makan selama di Arab Saudi sebanyak 75 kali makan sesuai dengan yang kami usulkan ke Komisi VIII DPR RI,” kata Nizar di hadapan para peserta kegiatan, Jakarta, Selasa (20/02/2018).

Dengalebih lanjut Nizar merinci jumlah makan 75 kali tersebut. Jemaah akan menerima makan di bandara Jeddah 1 kali, di Madinah 18 kali, Makkah 40 kali, selama puncak haji Arafah-Muzdalifah-Mina (Armina) 16 kali.

“Penambahan jumlah makan terbanyak di Makkah. Dari tahun sebelumnya (2017) jemaah menerima 25 kali, tahun ini akan menerima 40 kali makan,” imbuh Dirjen yang energik ini.

“Khusus makan di bandara Jeddah, jemaah akan menerima saat kedatangan (jemaah gelombang II) saja atau kepulangan saja (jemaah gelombang I),” terang Nizar.

Dalam materinya Nizar juga menerangkan upayanya dalam penyempurnaan dan penyesuaian menu konsumsi Jemaah haji baik di Madinah dan Makkah berdasarkan hasil evaluasi dan masukan serta hasil penjajakan harga barang dan jasa.

“Kami juga akan meminta para perusahaan katering menggunakan bumbu-bumbu masak, kelengkapan konsumsi (teh, kopi, gula), dan tentu ahli masak (chef) dari Indonesia,” ujarnya.

Dalam waktu dekat Direktorat Jenderal PHU akan segera mengajukan kerjasama dengan Kementerian Pariwisata. Melalui Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung, Kementerian Pariwisata akan memberikan transfer pengetahuan, Pelatihan, Sertifikasi Tata Boga dan juru masak.

“Program pelatihan dan sertifikasi akan diberikan kepada pegawai PHU maupun para juru masak untuk jemaah haji agar jemaah benar-benar menerima konsumsi dengan citarasa Indonesia,” pungkasnya.

Selain makan siang dan makan malam, jemaah haji selama di Arab Saudi juga akan menerima sarapan pagi berupa roti. Selama berada di Armina jemaah haji juga akan mendapatkan paket minum (dalam box) lengkap dengan gelas, gula, kopi, dan teh. Kebutuhan air panas di Armina telah dipenuhi oleh pengelola maktab. (ab/ab).


Ditulis oleh Abdul Basir
Sumber : https://haji.kemenag.go.id



Hubungi Kami

Ingin Umroh Aman dan Nyaman??? 

Pastikan Anda Tahu dan Paham tentang 5 PASTI UMROH
Ingin tahu tentang 5 PASTI UMROH??? Ya di Hasanah Tour saja 


INFORMASI & PENDAFTARAN :

Bapak AGIL
HP.089686131212


Pencarian Populer : 
umroh keluarga,umroh travel,travel umroh terbaik di indonesia,travel umroh jakarta,travel umroh terbaik di semarang,biro umroh semarang,travel umroh resmi,travel umroh terbaik,umroh semarang,biro umroh terbaik,travel umroh,umroh mabrur,umroh murah bandung,umroh murah surabaya,umroh murah 2018,umroh hasanah,umroh murah semarang,biro umroh najah semarang,biro umroh najah semarang,umroh fatimah zahra,mastour umroh semarang,biro umroh saibah semarang,doa umroh mabrur,umroh mandiri,umroh bank syariah mandiri,umroh yang mabrur,umroh cerdas,umroh berapa hari,umroh adalah,biro umroh,biro umroh solo,biro umroh jogja,biro umroh arminareka,travel umroh sahrul gunawan,travel umroh solo,travel umroh sbl,travel umroh bandung,umroh plus turki 2018,umroh plus,komunitas umroh backpacker,umroh backpacker,umroh paytren,umroh plus turki murah,umroh reguler,paket umroh murah,paket umroh,paket umroh plus,paket umroh plus mesir,paket umroh jakarta,paket umroh turki,travel umroh di semarang,travel umroh di jakarta,travel umroh di surabaya,travel umroh di solo,umroh bersama keluarga

Tidak ada komentar:

Posting Komentar