Bolehkah Membatalkan Niat Haji Kedua? | Umroh Semarang

umroh semarang,biro umroh semarang, umroh murah semarang,umroh sesuai sunnah,  biro umroh semarang,biro umroh najah semarang,travel umroh terbaik di semarang,travel umroh terbaik di jakarta,travel umroh terbaik di indonesia,travel umroh terbaik,rekomendasi travel umroh,daftar nama travel umroh resmi,daftar travel umrah bermasalah,travel umroh terpercaya,travel umroh resmi,travel umroh dan haji,agen umroh terbaik,agen umroh,agen umroh terpercaya,umroh 2019,umroh mabrur,umroh yang mabrur,umroh berapa hari,umroh plus turki, umroh plus mesir,umroh plus, paket umroh,umroh plus aqso,umroh plus aqsa,biaya umroh,paket umroh murah,umroh jakarta,umroh backpacker
Yang saya tanyakan, bolehkah saya membatalkan niat haji yang kedua seperti itu? 

umroh semarang,biro umroh semarang, umroh murah semarang,umroh sesuai sunnah,  biro umroh semarang,biro umroh najah semarang,travel umroh terbaik di semarang,travel umroh terbaik di jakarta,travel umroh terbaik di indonesia,travel umroh terbaik,rekomendasi travel umroh,daftar nama travel umroh resmi,daftar travel umrah bermasalah,travel umroh terpercaya,travel umroh resmi,travel umroh dan haji,agen umroh terbaik,agen umroh,agen umroh terpercaya,umroh 2019,umroh mabrur,umroh yang mabrur,umroh berapa hari,umroh plus turki, umroh plus mesir,umroh plus, paket umroh,umroh plus aqso,umroh plus aqsa,biaya umroh,paket umroh murah,umroh jakarta,umroh backpacker
umroh semarang,biro umroh semarang, umroh murah semarang,umroh sesuai sunnah,  biro umroh semarang,biro umroh najah semarang,travel umroh terbaik di semarang,travel umroh terbaik di jakarta,travel umroh terbaik di indonesia,travel umroh terbaik,rekomendasi travel umroh,daftar nama travel umroh resmi,daftar travel umrah bermasalah,travel umroh terpercaya,travel umroh resmi,travel umroh dan haji,agen umroh terbaik,agen umroh,agen umroh terpercaya,umroh 2019,umroh mabrur,umroh yang mabrur,umroh berapa hari,umroh plus turki, umroh plus mesir,umroh plus, paket umroh,umroh plus aqso,umroh plus aqsa,biaya umroh,paket umroh murah,umroh jakarta,umroh backpacker

Pertanyaan : 
Assalaamu'alaikum warahmatullah wabarakaatuh. 

Ustadz, saya seorang istri yang sudah berhaji dua kali. Dulu saya berhaji sebelum menikah. Nah, setelah menikah, saya dan suami merencanakan dan menabung untuk pergi haji bersama (suami saya belum pergi haji). 

Namun, setelah beberapa waktu, dengan berbagai pertimbangan, terutama pertimbangan fiqh prioritas tentang penggunaan dananya, saya membatalkan niat saya untuk haji lagi. Yang saya tanyakan, bolehkah saya membatalkan niat haji seperti itu? 

Dan kalau boleh, apakah uang yang tadinya dianggarkan untuk haji saya harus digunakan untuk ummat? Atau boleh digunakan untuk keperluan keluarga? 

Terima kasih ustadz..

Jawaban : 
Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Berhaji adalah salah satu rukun Islam, dimana seorang yang mampu melakukannya punya beban kewajiban untuk menjalankan ibadah haji, minimal sekali saja dalam seumur hidup.

Rasulullah SAW sebagai suri tauladan kita, meski sempat beberapa kali mengadakan perjalanan ke tanah suci Mekkah, namun beliau SAW tidak melakukan haji berkali-kali. Dalam seumur hidupnya, beliau ternyata hanya sekali saja melakukan ibadah haji, tidak tiap tahun dan juga tidak melakukannya berulang-ulang. 

Namun demikian, bukan berarti terlarang bagi seseorang untuk mengerjakan ibadah haji beberapa kali. Karena beberapa shahabat Nabi bahkan istri-istri beliau pun sempat mengerjakan ibadah haji beberapa kali sepeninggal beliau SAW.

Membatalkan Niat Haji
Asalkan ritual ibadah haji belum dimulai dan seseorang belum lagi berangkat menuju tanah suci dan melewati batas miqat, maka boleh saja pada dasarnya untuk membatalkan niat berhaji. Tidak ada denda atau hukuman dari pembatalan itu.

Apalagi mengingat bahwa ibadah haji yang dilakukannya bukan haji Islam. Maksudnya haji Islam adalah haji yang pertama kali dan bernilai kewajiban dasar. Haji yang berikutnya berstatus sunnah, kalau mau dikerjakan silahkan, tetapi kalau tidak mau dikerjakan tentu tidak menjadi dosa atau kesalahan.

Skala Prioritas
Apalagi bila kita sadar bagaimana seharusnya kita punya skala prioritas dalam urusan haji, maka pilihan untuk tidak pergi haji lagi menjadi nilai kebaikan tersendiri.

1. Memberi Kesempatan Buat Orang Yang Belum Haji
Dengan membatalkan niat haji sunnah, maka pada dasarnya kita telah banyak mendapat pahala. Hal itu lantaran kita memberi kesempatan quota haji bagi mereka yang pada dasarnya belum pernah berangkat haji, namun terhambat karena adanya pembatasan jumlah jamaah haji.

Pemerintah Saudi Arabia punya kesepakatan dengan negara-negara anggota Konferensi Islam (OKI), bahwa masing-masing negara diberi 'jatah' mengirim jamaah haji sebanyak seperseribu (1/1000) dari jumlah penduduk muslim. 

Jadi misalnya jumlah umat Islam di Indonesia ada 200 juta, maka yang diberi jatah hanya sekitar 200 ribu orang jamaah saja. Jumlah ini sebenarnya sudah cukup besar, bahkan paling besar dibandingkan dengan negara manapun di dunia ini.

Namun percaya tidak percaya, panjang antrian atau daftar waiting list untuk haji di DKI Jakarta mencapai 10 tahun ke depan. Jadi kalau seorang warga DKI Jakarta tahun ini (2013) mendaftarkan diri untuk berhaji, maka kemungkinan bisa berangkat karena harus menunggu giliran antrian adalah nanti di tahun 2023. 

Tentu panjang antrian bisa lebih pendek manakala jumlah mereka yang mengantri dikurangi. Dan salah satu cara mengurangi jumlah antrian adalah ketentuan bahwa mereka yang sudah pernah berhaji, tidak boleh berhaji kembali. 

Tentu niatnya bukan karena ingin menghalangi orang beribadah haji, tetapi karena ingin memberi kesempatan kepada yang lain untuk bisa segera berhaji.

2. Mensedekahkan Harta Buat Yang Lebih Tepat dan Membutuhkan
Manfaat kedua kalau kita batalkan niat haji sunnah adalah kita bisa lebih mengoptimalisasi dana yang kita punya untuk hal-hal yang barangkali lebih tepat guna dan lebih mengena sasaran.

Bukan mengecilkan nilai ibadah haji di tanah suci, namun memang biaya hajj itu cukup mahal. Minimal seseorang harus punya uang 35 juta. Itu minimal sekali, dalam arti di tanah suci sana kerjanya cuma ngaji melulu. 

Ketika orang-orang ramai ke pasar membeli berbagai macam keperluan, termasuk oleh-oleh dan souvenir, para jamaah yang kurang mampu hanya bisa gigit jari sambil menahan rasa iri.

Maka biasanya, walaupun sampai berhutang kesana kemari, umumnya jamaah haji membawa bekal uang belanja lebih. Seolah-olah memaksakan diri untuk menambah jumlah bekal, sampai akhirnya boleh jadi jumlah uang bekalnya malah lebih besar dari ONH-nya sendiri. 

Semua itu sudah terjadi secara otomatis, bahwa siapa saja yang berangkat haji, nyaris tidak bisa tidak, dia harus bawa punya uang lebih, meski didapat dari berhutang. Sesuatu yang sebenarnya agak kurang mencerminkan sikap yang baik. Namun seolah sudah jadi tradisi.

Oleh karena itu yang lebih utama adalah batalkan niat haji yang hukumnya cuma sunnah, lalu uangnya lebih baik disedekahkan, dizakatkan, diberikan kepada fakir miskin, anak yatim, para janda yang tidak punya harta dan seterusnya.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh, 

Ahmad Sarwat, Lc., MA

COMMENTS

Apa Kata Mereka tentang Hasanah ?



“Alhamdulillah saya bersyukur sekali bisa ikut umroh bersama Hasanah Tour, saya merasakan kedekatan antar jamaah, serasa seperti saudara sendiri.“
(Anas Haidar Izzudin - Sragen)



“Saat saya pergi dari rumah dengan sangat gembira dan bahagia, Alhamdulillah bisa melaksanakan sholat di Masjid Nabawi, walaupun saya sempat jatuh sakit Alhamdulillah saya bisa melaksanakan thawaf, sa’i dan tahalul berkat bantuan dan bimbingan tim Hasanah Tour semuanya. Terimakasih bapak-bapak semua.“
(Ai Fatimah - Garut)



“Alhamdulillah saya sangat merasakan kebahagiaan lahir & batin karena bisa menjalankan umroh dengan tour yang sangat kekeluargaan dan terimakasih yang tak terhingga kepada ustadz Muhammadun, MA yang banyak memberikan ilmu baru. Semoga saya bisa lagi kembali ke tanah suci dengan Hasanah Tour.“
(Fenny Widyaningrum – Bogor)



“Saya mengucapkan terima kasih atas kesempatan melaksanakan ibadah umroh bersama Hasanah Tour, banyak hal yang sudah diberikan dalam hal layanan selama berada di tanah suci Mekah dan Madinah dari mulai berangkat sampai kembali lagi ke tanah air, mudah-mudahan kebaikan yang diberikan mendapat balasan dari Allah swt.“
(Iskandar - Jakarta)



“Sebagai perjalanan ibadah umroh yang pertama kali saya sangat terbantu karena mendapatkan kajian intensif selama bersama Hasanah Tour, rasa kebersamaan dan kekeluargaan yang sangat solid walau baru saling kenal dan selalu diingatkan agar saling membantu dalam semua kegiatan, kenyamanan beribadah sangat diperhatikan sampai hal konsumsi tidak ada keterlambatan.“
(Mujianto – Lampung)



“Perjalanan rohani yang luar biasa… Suasana yang penuh kekeluargaan, semoga silaturahmi ini tidak terbatas hingga disini. Banyak tambahan ilmu yang berkualitas tentang haji & umroh, panitia terlihat berupaya memberikan pelayanan yang optimal.“
(Ratih B. - Bekasi)



“Umroh Backpacker tidak terpaut waktu untuk makan dan melakukan aktivitas lainnya. Mantap pokoknya untuk anak muda yang mampu Ayo segera Umroh!“
(Ahmad Syafii - 25 th, Wiraswasta)



“Alhamdulillah luar biasa. Umroh Backpacker cocok sekali dengan saya, jamaahnya kompak dan pelayanannya Hasanah luar biasa, banyak bonus tambahan“
(Triyanti - 41 th, Ibu Rumah Tangga)



“Pelayanan Hasanah memuaskan, hotelnya nyaman, Umroh Backpacker malah seru soalnya bisa mengEksplor lebih“
(Lailatul Fariha - 32 th, Pegawai BUMN)



“Walaupun Umroh Backpacker dengan biaya relatif murah tapi tidak ada regulasi yang dilanggar. Saya merasakan ketulusan dan pelayanan sepenuh hati dari Hasanan, merasakan kehangatan dalam pemberangkatan dan penyambutan kembali ke tanah air. Kami mengucapkan terima kasih sebanyak banyaknya sepenuh hati, kami do'akan semakin sukses dan saya siap mempromosikan Umroh Hasanah Tour & Travel“
(Muhamad Mikdad Amin - 39 th, Guru)



“Saya merasa cukup puas dan saya berterima kasih dengan pelayanannya termasuk Ustadznya, khususnya Ustadz Riyadh Ahmad Al Hafidz“
(Siti Mahmudah - 52 th, Guru)



“Mengutip dari tausiyah Ustadz Riyadh Ahmad Al Hafidz, bahwa ini bukan karena kebetulan saya dan keluarga bisa berumroh bersama Travel Hasanah Tour, tapi karena sudah takdir Allah. Terimakasih untuk para Ustadz yang membimbing dalam ibadah Umroh kali ini. Terimakasih untuk Hasanah Tour atas fasilitas yang telah diberikan kepada jamaah Umroh. Sekali lagi terimakasih untuk Hasanah Tour, InsyaAllah menjadi bahan rekomendasi saya untuk perjalanan ibadah Umroh ke sahabat, teman, dan saudara. Semoga kita semua bisa melanjutkan ibadah Umroh ini menjadi ibadah Haji. Sukses untuk kita semua. Aamiin“
(Iwan Kustanto - 46 th, Ketua Majelis Taklim Telkomsel Semarang)
Sabda Rasulullah SAW :

“Ibadah umrah ke ibadah umrah berikutnya adalah penghapus (dosa) di antara keduanya, dan haji yang mabrur tiada balasan (baginya) selain surga” (HR Al-Bukhari dan Muslim)

“Janganlah memaksakan (berusaha keras) mengadakan perjalanan kecuali pada tiga masjid, Masjidil Haram, Masjid Rasul saw, dan Masjid Al Aqsha” (Shahih Bukhari)

“Orang yang melaksanakan haji sama sekali tidak akan jatuh miskin.” [HR. Ath-Thabrani dan Al-Bazzar]

Orang yang melaksanakan haji dan orang yang melaksanakan umrah adalah tetamu Allah swt. Allah swt. akan memberi apa yang mereka minta; akan mengabulkan doa yang mereka panjatkan; akan mengganti biaya yang telah mereka keluarkan; dan akan melipat-gandakan setiap satu Dirham menjadi satu juta Dirham.” [HR. Al-Fakihani dalam Akhbaru Makkah].

Testimoni Jama'ah Umroh Backpacker

Nama

Abah Ihsan agen umroh agen umroh terbaik agen umroh terpercaya Berita Umroh Terkini biaya umroh biaya umroh 2018 bandung biaya umroh 2018 maktour Biaya Umroh 2019 biaya umroh backpacker biaya umroh murah biro haji plus semarang Biro Umroh dan Haji biro umroh demak biro umroh haji plus semarang biro umroh jawa tengah biro umroh jepara biro umroh kendal biro umroh kudus biro umroh murah di semarang biro umroh pati biro umroh pekalongan biro umroh rembang biro umroh semarang biro umroh surabaya biro umroh temanggung biro umroh terbaik biro umroh yogyakarta bobby herwibowo cara mendidik anak secara islami daftar nama travel umroh resmi daftar travel umrah bermasalah film ketika mas gagah pergi Haji Haji Khusus Biro Haji Haji Plus hamas syahid Hasanah Tours & Travel Semarang info umroh dan haji Keistimewaan Umrah di Bulan Ramadhan ketika mas gagah pergi Konsultasi Umroh dan Haji mendidik anak Menghafal Al Quran Semudah Tersenyum Paket Travel Umroh Semarang paket umroh paket umroh 2018 jakarta Paket Umroh Backpacker Paket Umroh dan Haji paket umroh desember paket umroh desember 2018 paket umroh hemat paket umroh murah paket umroh murah 10 juta Paket Umroh Murah Hemat parenting adalah Pelayanan Haji rekomendasi travel umroh Rihlah Tazkiyah Slide Travel Haji travel umroh Travel Umroh dan Haji travel umroh jakarta travel umroh murah travel umroh resmi travel umroh terbaik travel umroh terbaik di semarang travel umroh terbaik jakarta travel umroh terpercaya umrah umrah murah umrah ramadhan umrah semarang Umroh umroh 2018 Umroh 2019 umroh backpacker umroh batang umroh blora Umroh dan Haji umroh demak Umroh Hemat umroh jakarta umroh jepara umroh kendal umroh kudus umroh lailatul qodar 2019 umroh mabrur umroh murah umroh murah saibah umroh murah semarang umroh pati umroh plus umroh plus aqsa umroh plus aqso umroh plus mesir umroh plus turki umroh purwodadi umroh ramadhan umroh rembang Umroh Semarang umroh semarang 2018 umroh sunnah umroh wonosobo umroh yang mabrur
false
ltr
item
Biro Umroh Semarang | Travel Umroh Murah Semarang 2019 | Umroh Backpacker | Travel Umroh Terbaik: Bolehkah Membatalkan Niat Haji Kedua? | Umroh Semarang
Bolehkah Membatalkan Niat Haji Kedua? | Umroh Semarang
https://3.bp.blogspot.com/-c5rNYgzjkL8/WmCTbDTKf6I/AAAAAAAACwA/mJMGXck7MGkl2tL0km5r6VnG0s8VpaZyQCLcBGAs/s400/Tata-cara-haji.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-c5rNYgzjkL8/WmCTbDTKf6I/AAAAAAAACwA/mJMGXck7MGkl2tL0km5r6VnG0s8VpaZyQCLcBGAs/s72-c/Tata-cara-haji.jpg
Biro Umroh Semarang | Travel Umroh Murah Semarang 2019 | Umroh Backpacker | Travel Umroh Terbaik
https://www.travelumrohsemarang.com/2018/01/bolehkah-membatalkan-niat-haji-kedua.html
https://www.travelumrohsemarang.com/
https://www.travelumrohsemarang.com/
https://www.travelumrohsemarang.com/2018/01/bolehkah-membatalkan-niat-haji-kedua.html
true
2229678080673145314
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy