Lima Perbedaan Mendasar Antara Haji dan Umrah

Mohon ustadz menjelaskan pengertian haji dan umrah, serta hal-hal apa saja yang membedakan antara haji dan umrah?



Lima Perbedaan Mendasar Antara Haji dan Umrah

Pertanyaan : 
Assalamu 'alaikum wr. wb.

Sebentar lagi kami sekeluarga akan menunaikan ibadah haji rukun Islam yang kelima. Kami sudah ikut manasik haji sebelumnya. Namun kami masih belum secara jelas mendapatkan informasi terkait perbedaan antara haji dan umrah. Mohon ustadz menjelaskan pengertian haji dan umrah, serta hal-hal apa saja yang membedakan antara haji dan umrah?

Demikian kami ucapkan terima kasih.

Wassalam

Jawaban : 

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh, 

Setidak-tidaknya ada empat perbedaan utama antara ibadah haji dan ibadah umrah. Dan untuk lebih detail tentang perbedaan haji dan umrah, bisa kita rinci menjadi :

1. Haji Terikat Waktu Tertentu
Ibadah haji tidak bisa dikerjakan di sembarang waktu. Dalam setahun, ibadah haji hanya dikerjakan sekali saja, dan yang menjadi intinya, ibadah haji itu harus dikerjakan pada tanggal 9 Dzulhijjah, yaitu saat wuquf di Arafah, karena ibadah haji pada hakikatnya adalah wuquf di Arafah.

Maka seseorang tidak mungkin mengerjakan ibadah haji ini berkali-kali dalam setahun. Ibadah haji hanya bisa dilakukan sekali saja. Dan rangkaian ibadah haji itu sudah dimulai sejak bulan Syawwal, Dzulqa'dah dan Dzulhijjah.

Sebaliknya, ibadah umrah bisa dikerjakan kapan saja tanpa ada ketentuan waktu. Bisa dikerjakan 7 hari dalam seminggu, 30 hari dalam sebulan dan 365 hari dalam setahun.

Bahkan dalam sehari bisa saja ibadah umrah dilakukan berkali-kali, mengingat rangkaian ibadah umrah itu sangat sederhana, yaitu niat dan berihram dari miqat, tawaf di sekeliling Ka’bah, lalu diteruskan dengan mengerjakan ibadah sa'i tujuh kali antara Shafwa dan Marwah dan terkahir ber-tahallul. Secara teknis bila bukan sedang ramai, bisa diselesaikan hanya dalam 1-2 jam saja.

2. Haji Harus ke Arafah Muzdalifah Mina
Ibadah haji bukan hanya dikerjakan di Ka’bah saja, tetapi juga melibatkan tempat-tempat manasik lainnya, di luar kota Mekkah. Dalam ibadah haji, selain kita wajib bertawaf di Ka’bah dan Sa'i di Safa dan Marwah yang posisinya terletak masih di dalam masjid Al-Haram, kita juga wajib mendatangi tempat lain di luar kota Mekkah, yaitu Arafah, Muzdalifah dan Mina.

Secara fisik, ketiga tempat itu bukan di Kota Mekkah, melainkan berada di luar kota, berjarak antara 5 sampai 25 Km. Pada hari-hari di luar musim haji, ketiga tempat itu bukan tempat yang layak untuk dihuni atau ditempati manusia, sebab bentuknya hanya padang pasir bebatuan.

Padahal di ketiga tempat itu kita harus menginap (mabit), berarti kita makan, minum, tidur, buang hajat, mandi, shalat, berdoa, berdzikir dan semua aktifitas yang perlu kita kerjakan, semuanya kita lakukan di tengah-tengah padang pasir.

Untuk itu kita harus terbiasa berada di dalam tenda-tenda dengan keadaan yang cukup sederhana. Mengambil miqatsudah terjadi pada saat awal pertama kali kita memasuki kota Mekkah. Misalnya kita berangkat dari Madinah, makamiqat kita di Bi'ru Ali. Begitu lewat dari Bi'ru Ali, maka kita sudah menngambil miqat secara otomatis. Lalu kita bergerak menuju Ka’bah yang terdapat di tengah-tengah masjid Al-Haram, di pusat Kota Mekkah, untuk memutarinya sebanyak 7 kali putaran.

Sedangkan ibadah umrah hanya melibatkan Ka’bah dan tempat sa’i, yang secara teknis semua terletak di dalam Masjid Al-Haram.

Jadi umrah hanya terbatas pada Masjid Al-Haram di kota Mekkah saja. Karena inti ibadah umrah hanya mengambil berihram dari miqat, tawaf dan sa'i. Semuanya hanya terbatas di dalam masjid Al-Haram saja.

3. Haji Hukumnya Wajib
Satu hal yang membedakan antara umrah dan haji adalah hukumnya. Umat Islam telah sampai kepada ijma' bahwa ritual ibadah haji hukumnya wajib, fardhu 'ain bagi setiap muslim yang mukallaf dan mampu. Bahkan ibadah haji merupakan salah satu dari rukun Islam. Dimana orang yang mengingkari kewajiban atas salah satu rukun Islam, dan haji termasuk di antaranya, bisa dianggap telah keluar dari agama Islam.

Tidak seorang pun ulama yang mengatakan ibadah haji hukumnya sunnah, semua sepakat mengatakan hukumnya wajib atau fardhu 'ain.

Berbeda dengan ibadah umrah. Para ulama tidak sepakat atas hukumnya. Sebagian bilang hukumnya sunnah, dan sebagian lainnya mengatakan hukum wajib.

Ibadah umrah menurut Mazhab Al-Hanafiyah dan Al-Malikiyah hukumnya sunnah bukan wajib. Sedangkan pendapat Mazhab Asy-Syafi'iyah dan Al-Hanabilah mengatakan bahwa umrah hukumnya wajib minimal sekali seumur hidup.[1]

Namun sesungguhnya secara teknis, semua orang yang menunaikan ibadah haji, secara otomatis sudah pasti melakukan ibadah umrah. Karena pada dasarnya ibadah haji adalah ibadah umrah plus dengan tambahan ritual lainnya.

4. Haji Memakan Waktu Lebih Lama
Perbedaan yang lain antara ibadah haji dan umrah adalah dari segi durasi atau lamanya kedua ibadah itu.

Secara teknis praktek di lapangan, rangkaian ritual ibadah haji lebih banyak memakan waktu dibandingkan dengan ibadah umrah. Orang melakukan ibadah haji paling cepat dilakukan minimal empat hari, yaitu tanggal 9-10-11-12Dzulhijjah. Itu pun bila dia mengambil nafar awal. Sedangkan bila dia mengambil nafar tsani, berarti ditambah lagi menjadi 5 hari.

Sementara durasi ibadah umrah hanya membutuhkan waktu 2 sampai 3 jam saja. Karena secara praktek, kita hanya butuh 3 pekerjaan ringan, yaitu berihram dari miqat, bertawaf tujuh kali putaran di sekeliling Ka’bah, lalu berjalan kaki antara Shafa dan Marwah tujuh kali putaran, dan bercukur lalu selesai.

Sehingga lepas dari masalah hukumnya boleh atau tidak boleh sesuai perbedaan pendapat ulama, seseorang bisa saja menyelesaikan satu rangkaian ibadah umrah dalam sehari sampai dua atau tiga kali, bahkan bisa sampai berkali-kali.

5. Haji Butuh Kekuatan Fisik Lebih
Ibadah haji membutuhkan kekuatan fisik yang lebih besar dan kondisi kesehatan tubuh yang prima. Hal itu karena ritual ibadah haji memang jauh lebih banyak dan lebih rumit, sementara medannya pun juga tidak bisa dibilang ringan, sehingga ritualnya pun juga sedikit lebih sulit untuk dikerjakan.

Di ketiga tempat yaitu Arafah, Muzdalifah dan Mina, memang prinsipnya kita tidak melakukan apa-apa sepanjang hari. Kita hanya diminta menetap saja, boleh makan, minum, istirahat, buang hajat, tidur, ngobrol atau apa saja, asal tidak melanggar larangan ihram. Kecuali di Mina, selama tiga hari kita diwajibkan melakukan ritual melontar tiga jamarat, yaitu Jumratul Ula, Jumrah Wustha dan Jumrah Aqabah.

Teorinya sederhana, tetapi karena momentumnya berbarengan dengan jutaan manusia dalam waktu yang amat semput, ternyata urusan wuquf di Arafah, bermalam di Muzdalifah sampai urusan melontar ini menjadi tidak mudah, karena berdesakan dengan tiga jutaan manusia dari berbagai bangsa. Seringkali terjadi dorong-dorongan hingga menimbulkan korban nyawa yang tidak sedikit.

Dan karena terjadi pergerakan massa dalam jumlah jutaan, antara Mina, Arafah, Muzdalifah dan juga kota Mekkah, maka seringkali jatuh korban, baik luka, sakit atau pun meninggal dunia. Dan mengatur tiga juga manusia yang berlainan bahasa, adat, tradisi dan karakter bukan perkara yang mudah.

Semua itu tidak terjadi dalam ibadah umrah, karena tidak ada tumpukan massa berjuta dan tidak sampai terjadi pergerakan massa dari satu tempat ke tempat lain. Sebab Ka’bah dan Shafa Marwah berada di satu titik, yaitu di dalam masjid Al-Haram. Lagi pula umrah boleh dikerjakan kapan saja, tidak ada durasi waktu yang membatasi.

Maka ibadah umrah lebih sedikit dan singkat, karena hanya mengitari Ka’bah tujuh kali dan berjalan bolak-balik dari Safa dan Marwah tujuh kali.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh, 

Ahmad Sarwat, Lc., MA 

[1] Bada'i'ush-shanai' jilid 2 hal. 226
Sumber : http://www.rumahfiqih.com/





Pencarian Populer :

Biro travel umroh resmi 2018 kami melayani umroh dan haji di Semarang, Solo,Jogja,Yogyakarta,Magelang,Jakarta,Bandung,Bekasi,Surabaya, promo umroh ramadhan 2018,arti umroh,pengertian haji dan umroh beserta dalilnya,umroh berapa hari,tata cara umroh,materi haji dan umroh,paket umroh,perbedaan umroh dan haji,makalah haji dan umroh,sejarah singkat ibadah haji dan umrah dalam islam,sejarah haji nabi ibrahim,sejarah pelaksanaan ibadah haji,sejarah haji singkat,sejarah disyariatkannya ibadah haji,materi fiqih tentang umroh,umroh semarang 2017,Umroh, Umroh Murah, Umroh dan Haji, Travel Umroh dan Haji, Biro Umroh dan Haji, Umroh Semarang, umrah, info umroh dan haji, umrah murah, umroh ramadhan, umrah ramadhan, umrah semarang, Pelayanan Haji, Haji, Haji Plus, Haji Khusus Biro Haji, Travel Haji, Umroh Hemat, umroh plus turki, umroh 2018, umroh wonosobo, umroh pati, umroh demak, umroh jepara, umroh kudus, umroh rembang, umroh purwodadi, umroh rembang, umroh blora, umroh kendal, umroh batang, biro umroh demak, biro umroh jepara, biro umroh kendal, biro umroh semarang, biro umroh jawa tengah, biro umroh yogyakarta, biro umroh temanggung, biro umroh surabaya, biro umroh pekalongan, biro umroh rembang, biro haji plus semarang, paket umroh murah, paket umroh hemat, umroh murah saibah, umroh 2018, umroh semarang 2018, Umroh 2019, biro umroh semarang,biro umroh murah di semarang,umroh murah semarang,umroh semarang, umroh,umroh jogja,umroh 2018,umroh solo,umroh murah,umroh sunnah,umroh tiket murah,umroh backpacker,umroh berapa hari,umroh adalah,umroh yogyakarta,travel umroh,travel umroh jogja,travel umroh sbl,travel umroh arminareka,travel umroh resmi,travel umroh murah,travel umroh terbaik,travel umroh Jakarta,travel umroh surabaya,travel umroh terbaik di surabaya,travel umroh di bandung,tour umroh,tour umroh terpercaya,tour umroh semarang,tour umroh palembang,tour umroh surabaya,tour umroh malang,tour umroh terbaik di indonesia,tour umroh yang bagus,tour umroh yusuf mansur,tour umroh plus turki,paket umroh,paket umroh telkomsel,paket umroh 2018,paket umroh indosat,paket umroh xl,paket umroh murah,paket umroh 2017,paket umroh 3,paket umroh nur ramadhan yogyakarta,paket umroh murah 2018,paket umroh ramadhan 2018,harga umroh,harga umroh,harga umroh 2018,harga umroh 2017,harga umroh arminareka 2017,harga umroh ramadhan 2018,harga umroh tahun 2018,harga umroh desember 2017,harga umroh murah,harga umroh abu tour,harga umroh percikan iman 2017,fiqih umroh,fiqih umroh sesual sunnah,tiqih umroh dan haji,fiqih umroh wanita,fiqih umroh,makalah fiqih umroh,fiqih ibadah umroh,fIqih tentang umroh,fiqih haji umroh,fiqih hail dan umroh ppt,fiqih hail dan umrah pdf,bimbingan umroh ,bimbingan umroh Iengkap,bimbingan umroh dan haji,bimbingan umroh sesuai sunnah,bimbingan umroh youtube,bimbingan umroh sesual sunnah nabi,bimbingan umrah pdf,bimbingan umroh yogyakarta,bimbingan umroh 2015,bimbingan umroh arminareka,bimbingan umroh di bandung,biro umroh ,biro umroh jogja,biro umroh di solo,biro umroh surakarta,biro umroh terbaik di solo,biro umroh solo,biro umroh magelang,biro umroh semarang,biro umroh sbl,biro umroh maktour,biro umroh terbaik,biro travel umroh,biro travel umroh di palembang,biro travel umroh di solo,biro travel umroh nra,biro travel umroh resmi,biro travel umroh di semarang,biro travel umroh bekasi,biro travel umroh di surabaya,biro travel umroh surabaya,biro travel umroh solo,biro travel umroh bermasalah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar