Tenda di Luar Batas Mina | Haji Umroh Semarang

umroh semarang,biro umroh semarang, umroh murah semarang,umroh sesuai sunnah,  biro umroh semarang,biro umroh najah semarang,travel umroh terbaik di semarang,travel umroh terbaik di jakarta,travel umroh terbaik di indonesia,travel umroh terbaik,rekomendasi travel umroh,daftar nama travel umroh resmi,daftar travel umrah bermasalah,travel umroh terpercaya,travel umroh resmi,travel umroh dan haji,agen umroh terbaik,agen umroh,agen umroh terpercaya,umroh 2019,umroh mabrur,umroh yang mabrur,umroh berapa hari,umroh plus turki, umroh plus mesir,umroh plus, paket umroh,umroh plus aqso,umroh plus aqsa,biaya umroh,paket umroh murah,umroh jakarta,umroh backpacker


umroh semarang,biro umroh semarang, umroh murah semarang,umroh sesuai sunnah,  biro umroh semarang,biro umroh najah semarang,travel umroh terbaik di semarang,travel umroh terbaik di jakarta,travel umroh terbaik di indonesia,travel umroh terbaik,rekomendasi travel umroh,daftar nama travel umroh resmi,daftar travel umrah bermasalah,travel umroh terpercaya,travel umroh resmi,travel umroh dan haji,agen umroh terbaik,agen umroh,agen umroh terpercaya,umroh 2019,umroh mabrur,umroh yang mabrur,umroh berapa hari,umroh plus turki, umroh plus mesir,umroh plus, paket umroh,umroh plus aqso,umroh plus aqsa,biaya umroh,paket umroh murah,umroh jakarta,umroh backpacker
umroh semarang,biro umroh semarang, umroh murah semarang,umroh sesuai sunnah,  biro umroh semarang,biro umroh najah semarang,travel umroh terbaik di semarang,travel umroh terbaik di jakarta,travel umroh terbaik di indonesia,travel umroh terbaik,rekomendasi travel umroh,daftar nama travel umroh resmi,daftar travel umrah bermasalah,travel umroh terpercaya,travel umroh resmi,travel umroh dan haji,agen umroh terbaik,agen umroh,agen umroh terpercaya,umroh 2019,umroh mabrur,umroh yang mabrur,umroh berapa hari,umroh plus turki, umroh plus mesir,umroh plus, paket umroh,umroh plus aqso,umroh plus aqsa,biaya umroh,paket umroh murah,umroh jakarta,umroh backpacker

Pertanyaan : 
Asalamu'alaikum Wr. WB.,

Ma'af saya langsung saja dengan pertanyaan:

Sekarang Isteri saya sedang miqot di MINA, yang jadi masalah: Rombongannya dapat tenda di LUAR BATAS MINA.

Pertanyaannya:

1. Apakah wajib bermalam di MINA? (Biro Haji nya berpendapat TIDAK WAJIB)

2. Kalau Wajib (mengacu pada QS. Al-Baqarah:203), Apakat Sah, bila MIQOT di LUAR BATAS MINA?

3. Jika harus membayar DAM (Kalau MIQOT TIDAK SAH), Bagaimana prosedurnya?

Terima kasih sebelumnya, Semoga Pak Ustadz dapat memberikan wawasan serta HUKUMnya agar kami dapat memutuskan sesuatu dengan benar.

Wassalamu'alaikum wr. Wb.,

Jawaban : 
Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh, 

Sebelum kami jelaskan bahwa istilah tinggal di Mina bukan miqot tetapi mabit. Miqat adalah batas titik awal memulai ibadah haji atau umrah. Sedangka mabit adalah menetap di suatu tempat untuk masa waktu tertentu, terutama pada malam hari. Mabit bisa kita terjemahkan secara bebas sebagai bermalam.

Mabit di Mina merupakan kewajiban haji. Itulah pendapat jumhur ulama, meski memang ada pendapat yang mengatakan bahwa bermalam di Mina bukan termasuk kewajiban haji.

Jadi dalam hal ini ada dua kemungkinan. Pertama, seandainya kita menggunakan pendapat yang mengatakan bahwa mabit di Mina adalah wajib, maka bila sebuah kewajiban di dalam rangkaian ibadah haji tidak dilaksanakan, wajib untuk membayar dam. Bentuknya adalah menyembelih seekor kambing.

Kedua, seandainya kita menggunakan pendapat yang mengatakan bahwa mabit di Mina bukan merupakan kewajiban, berarti tidak perlu membayar dam.

Mabit di Mina: Antara Sunnah atau Wajib?

Pendapat yang mengatakan bahwa mabit di Mina hukumnya sunnah adalah pendapat mazhab Al-Hanafiyah. Mereka mendasarkan pendapatnya apa yang dilakukan oleh Rasululah SAW yang mengizinkan paman beliau, Al-Abbas bin Abdul Muttalib untuk tidak bermalam di Mina karena beliau punya tugas memberi minum dan air di kota Makkah.

Sedangkan bermalamnya Nabi SAW di Miina, menurut mereka karena beliau SAW dan para shahabat tidak punya rumah di dalam kota Makkah, maka untuk mudahnya mereka pun bermalam di tenda-tenda di Mina.

Hal itu mereka lakukan karena mereka akan mengerjakan ritual jamarah (melontar) pada siang hari. Jadi dari pada harus bolak balik ke dari Makkah ke Mina, mereka pun menginap di tenda-tenda.

Bagi mereka yang berpendapat sunnah, mabitnya Rasulullah SAW bukan bagian dari kewajiban, melainkan untuk praktisnya saja. Sehingga bila di zaman sekarang ini kita bisa menginap di hotel-hotel Makkah tanpa bermalam di tenda di Mina, memangtidak ada salahnya.

Para shahabat nabi SAW yang punya pendapat seperti ini antara lain Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhu. Beliau adalah salah satu fuqaha' di masa shahabat, yang sejak kecil telah didoakan Rasulullah SAW: Ya Allah, jadikanlah Ibnu Abbas orang yang faqih dalam agama dan ajarilah ilmu takwil (tafsir Al-Quran)."

Selain itu dari kalangan tabiin ada Al-Hasan Al-Bashri yang punya pendapat bahwa mabit di Mina bukan wajib tetapi sunnah. Dan hal yang sama dikemukakan oleh mazhab Imam Ahmad bin Hanbal (Hanbali).

Sedangkan di antara mereka yang mewajibkan adalah jumhur ulama (mayoritas). Di antaranya mazhab Al-Malikiyah dan mazhab Asy-Syafi'iyah.

Menurut Al-Malikiyah, bermalam di Mina bagi jamaah haji pada malam tanggal 11 dan 12 Dzulhijjah hukumnya wajib. Namun mazhab ini memberi keringanan bagi para penggembala unta untuk tidak bermalam, juga bagi para pemberi minum (siqayah). Tapi siangnya mereka wajib datang untuk melontar jamarah.

As-Syafi'iyah mengatakan wajib hukumnya bermalam di Mina pada hari tasyriq, dengan dasar sabda nabi SAW, "Contohlahpraktek hajiku dalammanasik haji kalian." Dan siapa yang meninggalkannya, wajib atasnya membayar dam.

Apabila jamaah haji tidak bermalam (mabit) di Mina, maka termasuk meninggalkan salah satu kewajiban haji. Sebagai denda atau hukuman, wajib atas mereka untuk menyembelih seekor kambing, atau istilah yang lebih populernya membayar dam.

Dalilnya adalah sabda Nabi SAW berikut ini:

Dari Ibnu Abbas ra, "Siapa yang meninggalkan kewajiban haji atau lupa, wajiblah atasnya menumpahkan darah (menyembelih kambing).

Ulama zaman sekarang yang termasuk berpendapat seperti ini adalah Syeikh Abdullah bin Bazz, mufti besar Kerajaan Saudi Arabia. Dalam fatwa beliau yang ditulis pada beberapa media, seperti Harian An-Nadwah (11/11/1411H), Harian Ar-Riyadh (11/12/1416) dan Harian Ukadz (7/12/1418). Dalam tanya jawab syariah ketika ditanya tentang hukum bermalam di luar Mina bagi para jamaah haji di hari tasyrik, beliau berfatwa:

"Bermalam di Mina pada malam tanggal 11 dan 12hukumya wajib menurut para ahli muhaqqiq dari ahli ilmu bagi para jamaah haji baik laki-laki maupun perempuan." Namun apabila mereka tidak mendapatkan tempat di sana, gugurlah kewajiban untuk bermalam. Sebaliknya, bila tidak bermalam di Mina tanpa udzur syar'i, wajib atas mereka menyembelih kambing (membayar dam)."

Prof. Dr. Ahmad Al-Hajji Al-Kurdi mengatakan bahwa mabit di Mina wajib hukumnya menurut sebagian ulama hingga pertengahan malam. Dan menurut sebagain yang lain hukumnya sunnah (Al-Hanafiyah).

Sehingga bila alasannya karena Mina terlalu padat sehingga seseorang memilih tidak bermalam di Mina, maka tidak mengapa dan tidak harus membayar dam. Tapi bila alasannya bukan karena hal itu, wajiblah atasnya untuk membayar dam.

Jadi kesimpulannya, ada dua pendapat. Mana saja yang mau diikuti, tentu tidak akan dipersalahkan. Tapi kalau mau afdhalnya, bila memang tidak bermalam di Mina, cobalah membayar dam, seandainya ada keluasan rizki. Tapi bila tidak menyembelih pun juga tidak mengapa.

Membayar Dam

Membayar dam di Makkah, Mina, Muzdalifah sangat mudah. Di sana tersebar banyak bank yang menerima uang pembelian dam. Cukup bayar ke bank dan insya Allah semua akan dikerjakan oleh para petugas yang sudah profesional.

Jadi tidak perlu beli kambing sendiri, atau menyembelih sendiri. Cukup bayar dan selesai.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,


Ahmad Sarwat, Lc., MA



Sumber : http://www.rumahfiqih.com/



Hubungi Kami

Ingin Umroh Aman dan Nyaman??? 
Pastikan Anda Tahu dan Paham tentang 5 PASTI UMROH
Ingin tahu tentang 5 PASTI UMROH??? Ya di Hasanah Tour saja

HUBUNGI :
Bapak AGIL
HP.089686131212



Pencarian Populer :

COMMENTS

Apa Kata Mereka tentang Hasanah ?



“Alhamdulillah saya bersyukur sekali bisa ikut umroh bersama Hasanah Tour, saya merasakan kedekatan antar jamaah, serasa seperti saudara sendiri.“
(Anas Haidar Izzudin - Sragen)



“Saat saya pergi dari rumah dengan sangat gembira dan bahagia, Alhamdulillah bisa melaksanakan sholat di Masjid Nabawi, walaupun saya sempat jatuh sakit Alhamdulillah saya bisa melaksanakan thawaf, sa’i dan tahalul berkat bantuan dan bimbingan tim Hasanah Tour semuanya. Terimakasih bapak-bapak semua.“
(Ai Fatimah - Garut)



“Alhamdulillah saya sangat merasakan kebahagiaan lahir & batin karena bisa menjalankan umroh dengan tour yang sangat kekeluargaan dan terimakasih yang tak terhingga kepada ustadz Muhammadun, MA yang banyak memberikan ilmu baru. Semoga saya bisa lagi kembali ke tanah suci dengan Hasanah Tour.“
(Fenny Widyaningrum – Bogor)



“Saya mengucapkan terima kasih atas kesempatan melaksanakan ibadah umroh bersama Hasanah Tour, banyak hal yang sudah diberikan dalam hal layanan selama berada di tanah suci Mekah dan Madinah dari mulai berangkat sampai kembali lagi ke tanah air, mudah-mudahan kebaikan yang diberikan mendapat balasan dari Allah swt.“
(Iskandar - Jakarta)



“Sebagai perjalanan ibadah umroh yang pertama kali saya sangat terbantu karena mendapatkan kajian intensif selama bersama Hasanah Tour, rasa kebersamaan dan kekeluargaan yang sangat solid walau baru saling kenal dan selalu diingatkan agar saling membantu dalam semua kegiatan, kenyamanan beribadah sangat diperhatikan sampai hal konsumsi tidak ada keterlambatan.“
(Mujianto – Lampung)



“Perjalanan rohani yang luar biasa… Suasana yang penuh kekeluargaan, semoga silaturahmi ini tidak terbatas hingga disini. Banyak tambahan ilmu yang berkualitas tentang haji & umroh, panitia terlihat berupaya memberikan pelayanan yang optimal.“
(Ratih B. - Bekasi)



“Umroh Backpacker tidak terpaut waktu untuk makan dan melakukan aktivitas lainnya. Mantap pokoknya untuk anak muda yang mampu Ayo segera Umroh!“
(Ahmad Syafii - 25 th, Wiraswasta)



“Alhamdulillah luar biasa. Umroh Backpacker cocok sekali dengan saya, jamaahnya kompak dan pelayanannya Hasanah luar biasa, banyak bonus tambahan“
(Triyanti - 41 th, Ibu Rumah Tangga)



“Pelayanan Hasanah memuaskan, hotelnya nyaman, Umroh Backpacker malah seru soalnya bisa mengEksplor lebih“
(Lailatul Fariha - 32 th, Pegawai BUMN)



“Walaupun Umroh Backpacker dengan biaya relatif murah tapi tidak ada regulasi yang dilanggar. Saya merasakan ketulusan dan pelayanan sepenuh hati dari Hasanan, merasakan kehangatan dalam pemberangkatan dan penyambutan kembali ke tanah air. Kami mengucapkan terima kasih sebanyak banyaknya sepenuh hati, kami do'akan semakin sukses dan saya siap mempromosikan Umroh Hasanah Tour & Travel“
(Muhamad Mikdad Amin - 39 th, Guru)



“Saya merasa cukup puas dan saya berterima kasih dengan pelayanannya termasuk Ustadznya, khususnya Ustadz Riyadh Ahmad Al Hafidz“
(Siti Mahmudah - 52 th, Guru)



“Mengutip dari tausiyah Ustadz Riyadh Ahmad Al Hafidz, bahwa ini bukan karena kebetulan saya dan keluarga bisa berumroh bersama Travel Hasanah Tour, tapi karena sudah takdir Allah. Terimakasih untuk para Ustadz yang membimbing dalam ibadah Umroh kali ini. Terimakasih untuk Hasanah Tour atas fasilitas yang telah diberikan kepada jamaah Umroh. Sekali lagi terimakasih untuk Hasanah Tour, InsyaAllah menjadi bahan rekomendasi saya untuk perjalanan ibadah Umroh ke sahabat, teman, dan saudara. Semoga kita semua bisa melanjutkan ibadah Umroh ini menjadi ibadah Haji. Sukses untuk kita semua. Aamiin“
(Iwan Kustanto - 46 th, Ketua Majelis Taklim Telkomsel Semarang)
Sabda Rasulullah SAW :

“Ibadah umrah ke ibadah umrah berikutnya adalah penghapus (dosa) di antara keduanya, dan haji yang mabrur tiada balasan (baginya) selain surga” (HR Al-Bukhari dan Muslim)

“Janganlah memaksakan (berusaha keras) mengadakan perjalanan kecuali pada tiga masjid, Masjidil Haram, Masjid Rasul saw, dan Masjid Al Aqsha” (Shahih Bukhari)

“Orang yang melaksanakan haji sama sekali tidak akan jatuh miskin.” [HR. Ath-Thabrani dan Al-Bazzar]

Orang yang melaksanakan haji dan orang yang melaksanakan umrah adalah tetamu Allah swt. Allah swt. akan memberi apa yang mereka minta; akan mengabulkan doa yang mereka panjatkan; akan mengganti biaya yang telah mereka keluarkan; dan akan melipat-gandakan setiap satu Dirham menjadi satu juta Dirham.” [HR. Al-Fakihani dalam Akhbaru Makkah].
Nama

agen umroh agen umroh terbaik agen umroh terpercaya Berita Umroh Terkini biaya umroh Biaya Umroh 2019 biaya umroh backpacker biaya umroh murah biro haji plus semarang Biro Umroh dan Haji biro umroh demak biro umroh haji plus semarang biro umroh jawa tengah biro umroh jepara biro umroh kendal biro umroh kudus biro umroh murah di semarang biro umroh pati biro umroh pekalongan biro umroh rembang biro umroh semarang biro umroh surabaya biro umroh temanggung biro umroh terbaik biro umroh yogyakarta daftar nama travel umroh resmi daftar travel umrah bermasalah Haji Haji Khusus Biro Haji Haji Plus Hasanah Tours & Travel Semarang info umroh dan haji Keistimewaan Umrah di Bulan Ramadhan Konsultasi Umroh dan Haji Paket Travel Umroh Semarang paket umroh Paket Umroh dan Haji Paket Umroh Desember paket umroh hemat paket umroh murah paket umroh plus turki Pelayanan Haji rekomendasi travel umroh Slide Travel Haji travel umroh Travel Umroh dan Haji travel umroh jakarta travel umroh murah travel umroh resmi travel umroh terbaik travel umroh terbaik di semarang travel umroh terbaik jakarta travel umroh terpercaya umrah umrah murah umrah ramadhan umrah semarang Umroh umroh 2018 Umroh 2019 umroh backpacker umroh batang umroh blora Umroh dan Haji umroh demak Umroh Hemat umroh jakarta umroh jepara umroh kendal umroh kudus umroh murah umroh murah saibah umroh murah semarang umroh pati umroh plus aqsa umroh plus aqso umroh plus mesir umroh plus turki umroh purwodadi umroh ramadhan umroh rembang Umroh Semarang umroh semarang 2018 umroh sunnah umroh wonosobo
false
ltr
item
Biro Umroh Semarang | Travel Umroh Murah Semarang 2019 | Umroh Backpacker | Travel Umroh Terbaik: Tenda di Luar Batas Mina | Haji Umroh Semarang
Tenda di Luar Batas Mina | Haji Umroh Semarang
https://2.bp.blogspot.com/-6LncwZ9jhio/WnEG2cei8YI/AAAAAAAAC60/f4aa9fEvGm8orjbF_lT_4lVRaqYAWyQvwCLcBGAs/s400/tenda-di-mina-saudi-arabia_.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-6LncwZ9jhio/WnEG2cei8YI/AAAAAAAAC60/f4aa9fEvGm8orjbF_lT_4lVRaqYAWyQvwCLcBGAs/s72-c/tenda-di-mina-saudi-arabia_.jpg
Biro Umroh Semarang | Travel Umroh Murah Semarang 2019 | Umroh Backpacker | Travel Umroh Terbaik
http://www.travelumrohsemarang.com/2018/01/tenda-di-luar-batas-mina-haji-umroh.html
http://www.travelumrohsemarang.com/
http://www.travelumrohsemarang.com/
http://www.travelumrohsemarang.com/2018/01/tenda-di-luar-batas-mina-haji-umroh.html
true
2229678080673145314
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy